Tiga Juta Warga Syiah Merapat ke Irak Peringati Hari Asyura
Posted on December 6, 2011 |
Karbala - Peringatan hari Asyura, yang dimulai 27 November mencapai puncaknya hari ini, Selasa (05/12).
Sekitar tiga juta orang muslim Syiah membanjiri Karbala Irak, pada puncak peringatan hari Asyura. Mereka meperingati pembunuhan Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad, dekat Karbala oleh pasukan kalifah Yazid tahun 680 sesudah Masehi.
Imam yang dihormati kaum Syiah itu dipenggal lehernya dan tubuhnya dimutilasi. Kematiannya adalah satu kejadian yang formatif dalam Islam Syiah.
Jenazah Imam Hussein dimakamkan di Karbala, sekitar 100km arah selatan Baghdad.
Dikutip dari kantor beri AFP, gubernur Karbala Amalal-Din al-Har mengatakan bahwa peziarah peringatan Asyura tahun ini berjumlah tiga jutaan orang, “Jumlah pengunjung ke Karbala untuk memperingati Asyura mencapai sekitar tiga juta” ujar Amalal.
Peziarah tidak hanya warga Syiah Irak. Mereka datang dari berbagai penjuru dunia. Sedikitnya 430.000 orang dari Eropa, Amerika Serikat, Iran, India dan Pakistan dan 220.000 orang dari Suriah, Mesir, Kuwait, Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya.
Perayaan Karbala tahun ini tidak berjalan lancar. Senin (04/12), sedikitnya 28 orang tewas dan 78 orang lainnya cedera dalam satu gelombang serangan bom di Irak tengah terhadap para peziarah yang sedang dalam perjalanan menuju Karbala.
Serangan yang paling banyak menelan korban jiwa warga Syiah terjadi pada peringatan Asyura Maret 2004 ketika serangan-serangan bom yang hampir serentak di Karbala dan di satu masjid Syiah di Baghdad menewaskan lebih dari 170 orang.
Kaum Syiah merupakan 15 persen dari jumlah populasi Muslim di seluruh dunia. Mereka merupakan penduduk mayoritas di Irak, Iran dan Bahrain. Selain itu mereka aktif di Afghanistan, Lebanon, Pakistan serta Arab Saudi.