Rusia Kembali Tolak Sanksi Atas Iran
Posted on December 3, 2011 |
NEW YORK – Untuk kesekian kalinya Rusia menolak pemberlakuan sanksi baru ke Iran dan kembali mendesak pihak-pihak yang bertikai dengan negeri Persia itu agar memilih jalur diplomasi.
Duta Besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Vitaly Churkin yakin, ancaman serangan militer dan sanksi ke Iran tidak akan membantu penyelesaian kasus nuklir Iran.
“Kami yakin, sanksi itu sudah semakin tidak efektif dalam kasus ini.” ujar Churkin, seperti dikutip Associated Press, Sabtu (3/12/2011).
Bagi Churkin, laporan Badan Atom Internasional (IAEA) tentang nuklir Iran bukan merupakan solusi yang efektif. Hal itu hanyalah bentuk kecurigaan terhadap program nuklir Iran.
Negeri Persia itu sebelumnya sudah menjelaskan ke komunitas internasional, nuklirnya digunakan dalam tujuan damai dan bukan untuk persenjataan. Namun, Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Kanada justru menambah sanksi ke Iran.
Munculnya insiden penyerangan Kedutaan Besar Inggris di Teheran juga negeri Persia itu semakin dipojokkan dengan sanksi negara-negara Uni Eropa.
Russia juga mengatakan, negaranya cukup terganggu dengan adanya kecurigaan Barat terhadap Iran, oleh karena itulah negeri beruang merah ini berniat untuk mengajak seluruh pihak agar kembali ke meja perundingan.
Churkin menambahkan, situasi dunia saat ini makin semakin rumit. Pihaknya yakin, jalur negosiasi terhadap masalah nuklir Iran tetap dapat berlanjut dan berjalan dengan lancar.